Search
Menu Utama
POJOK DOSEN
| استراتيجية لترقية كفاءة النحوالعربي 21/01/2011 استراتيجية لترقية كفاءة النحوالعربي
by: Yogia Prihartini* (All rights reserved) |
| Tulisan lainnya |
| Mengkhawatirkan, Marhaban Mulai Ditinggalkan |
| Ditulis oleh humas | |||
| Rabu, 26 Oktober 2011 12:42 | |||
|
‘’Ironis memang, acara seni sakral yang mesti selalu ada dalam kegiatan-kegiatan keagamaan, justru tersingkir oleh hiburan non Islami,’’ ujar Kepala Biro AUAK Drs. H. Yono Surya, M. Pd.I ketika membuka Lomba Marhaban tingkat mahasiswa antar fakultas di lingkungan IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang diadakan oleh Bagian Akademik dan Kemahasiswaan di Masjid Ash Shahabah IAIN Mendalo. Drs. H. Yono Surya, M. Pd.I mengaku sangat memberikan apresiasi dengan diadakannya lomba semacam ini. Sebab, melalui lomba seni Islam ini terus berkembang di tengah masyarakat. Beliau juga mengatakan bahwa perlombaan marhaban seperti ini juga merupakan syiar Islam, sehingga perlu juga difikirkan untuk tingkat yang lebih tinggi, jika saat ini hanya tingkat mahasiswa di lingkungan IAIN STS Jambi, untuk kedepannya bisa ke tingkat kabupaten atau provinsi. Semakin berkembang, akan berdampak lahirnya kader-kader muda, serta semakin tersosialisasi di berbagai lapisan dan usia masyarakat. Sehingga, kegiatan keagamaan kedepannya semakin dipahami untuk diisi dengan seni yang islami. Ia mengharapkan seni marhaban ini tidak sekadar dilombakan, tapi juga dikembangkan. Artinya, kalah menang jangan menjadi perpecahan, tapi merupakan koreksi untuk lebih baik lagi dimasa akan datang. Ketua Panitia Muslih, M.Pd.I dalam laporannya mengatakan, Perlombaan Marhaban tingkat mahasiswa antar fakultas di lingkungan IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 26 s/d 27 Oktober 2011. peserta yang mengikuti perlombaan Marhaban sebanyak 5 kelompok, yang mana setiap kelompok terdiri dari tiga orang, mereka merupakan perwakilan dari fakultas yang berada di IAIN STS Jambi. peserta dibagi menjadi dua kelompok putra dan putri dan waktu yang diberikan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan selama 20 menit. Juri yang melakukan penilaian terdiri dari tiga orang, yaitu, Drs. H. Hafidz Dahroni, MA., Dr. M Yusuf, M.Pd., dan Dra. Hj. Rts Magdalena, M. Pd.I.
|
|||
| Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 02 November 2011 13:30 |
Sistem Online
Komunikasi Senat
Info Pengunjung









![]() | Hari ini | 499 |
![]() | Kemarin | 2619 |
![]() | Minggu ini | 5396 |
![]() | Minggu kemarin | 23721 |
![]() | Bulan ini | 63623 |
![]() | Bulan Kemarin | 63937 |
![]() | Total | 687225 |
Your IP: 38.107.179.210
,
Today: May 21, 2012



Lomba Marhaban merupakan seni Islam yang sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Namun, perkembangannya mulai mengkhawtirkan karena mulai ditinggalkan dan tersingkir oleh seni yang menjauhkan dari Allah.





