Al-Barzanji Isinya Harus Dipahami

(Sumber: jambi.kemenag.go.id)
Merdunya suara peserta yang tampil pada pentas seni Al-barzanji dan marhaba yang dilaksanakan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi membuat para pengunjung yang hadir terkesima.
Lantunan variasi lagu demi lagu yang peserta kumandangkan membuat rasa dingin ditelinga serta terasa sejuk dihati, rasanya semua penampilan mereka baik semua, namun keahlian dewan hakimlah yang dapat membedakannya siapa yang lebih baik diantara mereka.

Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi Drs.H.Abdul Kadir Husein,M.Pd.I pada pembukaannya mengatakan, saat ini grup al-barzanji dan marhaba di Provinsi Jambi sudah menyebar di mana-mana, tak heran lagi setiap ada hajatan nikah, cukuran anak dan menghitankan anak, pagi harinya di dahului dengan pembacaan al-barazanji dan marhaba.
Seni inilah yang harus dipertahankan sampai kapanpun, sebab semua agama membawa nilai seni dan budaya, sesuai dengan ajaran masing-masing agama.
Persoalan saat ini, mampukah umat kita saat ini memahami nilai-nilai tersebut, sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, agar menjadi ibadah dalam mengamalkannya.
Artinya kalimat-kalimat tauhid dan sholawat yang dibaca itu harus dipahami, dapat tanamkan dalam hati sanubari, sehingga menimbulkan rasa kecintaan kepada Allah SWT, dan Rasulullah SAW.
``Jangan sampai melantunkannya dengan lagu yang indah bisa, tapi maksud yang tersirat didalamnyanya tak mengerti,``tagasnya.
Sementara itu laporan panitia pelaksana yang disampaikan Wahyudi A Wahab. M.Fil.I. melaporkan peserta yang ikut berpartisipasi pada kegiatan pentas seni al-barzanji dan harhabah ini sebanyak 6 grup terdiri, majelis taklim Kecamatan Telanaipura 4 (empat) grup. Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) 1 (satu) grup, dan Majelis Taklim Kecamatan Kotabaru.
Sebagai dewan hakim, pihak Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi mempercayakan kepada Ikatan Persaudaraan Qori dan Qoriah (IPQOH) Provinsi Jambi.
Adapun aspek yang dinilai, marhaba menyangkut suara grup, penguasaan materi dan kekompakan, adab/fashohah dan keserasian pakaian dan penampilan. Sedangkan suara dan lagu meliputi, suara perorangan, irama, gaya pariasi, pengaturan nafas, suara grup dan kekompakan grup. Sedangkan mengenai Tajwid/qiroat meliputi, makhiijul huruf, muara`atul huruf walharakat, mura`atul kalimat.(han)

 

Additional information