Search

POJOK DOSEN

استراتيجية لترقية كفاءة النحوالعربي
21/01/2011

استراتيجية لترقية كفاءة النحوالعربي   by: Yogia Prihartini* (All rights reserved)
*(Dosen PBA Fak. Tarbiyah IAIN STS Jambi) Abstract: Grammar is an aspect of language about which learners have different opinions. Some arabic learners are very interested in finding out or learning grammar rules and doing lots of grammar exercises. Others hate grammar and [ ... ]


Tulisan lainnya

I n t e r a k s i

EMAIL GOOGLE EDU

Delicious


Kuliah Umum Mahasiswa Baru
Penilaian Pengguna: / 2
JelekBagus 
Ditulis oleh humas   
Selasa, 16 Agustus 2011 10:02

alt Senin, 15 Agustus 2011, Bagian Akademik IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengadakan Kuliah Umum bagi Mahasiswa Baru, acara tersebut dilaksanakan di gedung Auditorium Prof. Dr. Chatib Quzwain. Acara yang menghadirkan pembicara Dr. Jamaluddin, M.Pd.I, tersebut bertemakan “Vitalisasi Tradisi Keilmuan Islam Menuju Peradaban Baru” menjelaskan, bahwa Islam pernah mencapai masa keemasan (golden age) hampir tujuh abad lamanya, dimulai dari tahun 750 – 1500 M.

Ketika itu, muncul ratusan ilmuwan muslim yang mengilhami munculnya renaissance di Eropa. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari tradisi keilmuan Islam yang didasarkan pada nilai Tauhid yang mengakar, tetapi sejak  beralihnya supremasi keilmuan ke negara-negara Barat, praktis dunia Islam belum mampu keluar dari keterpurukan khususnya aspek ilmu pengetahuan. Ada lima permasalahan fundamental yang melingkupi pendidikan Islam.
1.    Disorientasi makna Filosofis Iqra’
Wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi SAW adalah Iqra’, dalam banyak tafsir bermakna membaca ayat-ayat qauliyah, ayat-ayat kauniyah, termasuk melakukan observasi ilmiah terhadap alam. Tradisi Iqra’ tidak lagi menjadi tradisi mayoritas di lembaga pendidikan Islam. M. Abduh pernah menyatakan “ saya melihat Islam tanpa melihat muslim di Perancis, tetapi saya melihat muslim tanpa melihat Islam di Mesir”
2.    Symptom Dikotomi
Pendidikan Islam sering hanya dipahami sebagai pemindahan pengetahuan dan nilai-nilai ajaran Islam yang tertuang dalam teks-teks agama, sedangkan ilmu sosial dan ilmu-ilmu alam dianggap pengetahuan yang umum (sekular). Islam tidak pernah memisahkan tanpa saling terkait (dikotomi) antara ilmu agama dan ilmu umum.
3.    Menipisnya Semangat Meneliti (Spirit of Inquary)
Hilangnya semangat membaca dan meneliti yang dulu menjadi supremasi utama dunia pendidikan Islam pada masa klasik, sehingga tidak mengejutkan, jika angka buta huruf di dunia Islam masih tinggi, menurut laporan UNESCO lebih kurang 61 % penderita buta huruf berasal dari negara-negara mayoritas muslim. Konsekuensi dari lemahnya tradisi meneliti adalah bahwa pemecahan persoalan-persoalan baik politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan tidak didasarkan pada hasil penelitian, tetapi berdasarkan pada asumsi-asumsi yang tidak dapat dipertanggungjawabankan keshahihannya secara ilmiah.
4.    Certificate oriented and too general knowledge
Orientasi sertifikat dalam kaitan ini merupakan orientasi pendidikan hanya untuk meraih selembar kertas, untuk memperoleh pekerjaan. Disisi lain pemerintah melalui program sertifikasi guru dan dosen memaksa para guru untuk berlomba meraih sertifikat sebagai syarat untuk memperoleh penghasilan tambahan.
5.    Dominasi tradisi menghafal     
Dominasi tradisi menghafal dalam pendidikan Islam mengalahkan tradisi diskusi, dialogis, rihlah. Ironisnya penghafalan termasuk dalam proses belajar filsafat dan beberapa pelajaran yang membutuhkan penalaran.
     Kelima permasalahan tersebut berimplikasi terhadap lahirnya tradisi yang tidak mendukung tradisi akademik pada Perguruan Tinggi Islam di Indonesia. Menyikapi kondisi terpuruknya Pendidikan Tinggi Islam di tengah hegemoni Barat, maka adalah pilihan sejarah untuk melakukan rekonstruksi dan vitalisasi tradisi keilmuan Islam yang meliputi :
1.    Retradisi Filosofi Iqra’
2.    Menumbuhkan tradisi Rihla dan semangat meneliti
3.    Integrasi ilmu
4.    Reorientasi metodologi
Vitalisasi keilmuan Islam adalah pilihan sejarah bagi perguruan tinggi Islam guna melahirkan generasi bangsa yang tidak hanya ahli pada bidang tertentu, tetapi juga memiliki integrasi moral dan akar teologis yang kuat.
       Ketua Panitia Dr. H. Hadri Hasan, MA, dalam kesempatan ini menjelaskan jumlah seluruh  mahasiswa baru yang telah mendaftar ulang dan mengikuti kegiatan Orientasi Pengenalan Akademik Kampus (OPAK) tahun 2011, sebanyak 1.160 mahasiswa. lebih lanjut Beliau mengatakan “apa yang ditakdirkan untuk kita saat ini, itulah yang terbaik untuk kita”, sehingga kita harus banyak bersyukur kepada Allah SWT. Rektor IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA, mengucapkan Selamat datang dan bergabung di Kampus Biru kepada mahasiswa Baru. Mengapa IAIN STS disebut kampus biru? Warna biru identik dengan smart, intelegent, terbuka dalam hal ilmu pengetahuan, sehingga diharapkan ketika mahasiswa diwisuda telah merubah indikator intelegent mahasiswa. untuk saat ini, mahasiswa harus mampu berfikir secara ilmiah dan ada hukum sebab akibat. Kembangkan ruang ilmu, karena peluang masuk pasar publik tidak mutlak yang paling banyak dibutuhkan berasal dari Fakultas Tarbiyah, hanya karena terlihat dari peminatnya yang paling banyak dibandingkan dengan Fakultas-fakultas lain di lingkungan IAIN STS Jambi. Perguruan Tinggi menghantarkan mahasiswa kepada kematangan akademik dan dapat menyakinkan mahasiswa untuk menjadi seorang ahli, sehingga saat keluar dari IAIN dapat menjadi seorang ahli, tetapi juga jangan menjadi terlalu superior (terlalu percaya diri)  atau inferiority complex  (terlalu rendah diri). lebih lanjut Rektor menyarankan, agar mahasiswa jangan berfikir hanya Jambi tanah kita, berkompetensilah di kota-kota besar di Indonesia, atau bahkan ke luar negeri, hal ini dapat diperoleh dengan ilmu dan peningkatan kemampuan bahasa. Isi waktu dengan belajar dan belajar, sebab kalau pintar tidak akan pernah sengsara.

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 23 Agustus 2011 14:56
 

Waktu Sholat

Jambi Indonesia
29 Jumada Al-Akhirah 1433
May 20, 2012
PRAYER NAME PRAYER TIME
FAJAR 4:48
SUNRISE 6:00
ZUHR 12:03
ASR 3:26
MAGHRIB 6:04
ISHA 7:13

Info Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini845
mod_vvisit_counterKemarin2619
mod_vvisit_counterMinggu ini5742
mod_vvisit_counterMinggu kemarin23721
mod_vvisit_counterBulan ini63969
mod_vvisit_counterBulan Kemarin63937
mod_vvisit_counterTotal687571

We have: 20 guests, 20 bots online
Your IP: 38.107.179.210
 , 
Today: May 21, 2012

Editorial

Selamat dan sukses Pemilihan Pengurus BEM
03/05/2012 | Kapuskom

Puskom Online. Kepala Pusat Komputer beserta crew mengucapkan selamat dan sukses kepada presiden BEM IAIN STS Jambi terpilih Nurhadi Probowo - Wahyu Widodo pada hari Senin Tanggal 30 April 2012 bertempat di kampus IAIN STS Jambi Telanai untuk masa bakti 2012-2013, semoga BEM IAIN STS Jambi dapat menjadi agent of challenge dalam mengaspirasikan idealisme dan sikap kritis mahasiswa dalam proses kaderisasi dan kepemimpinan di masa depan. Puskom mengajak kepada pengurus BEM IAIN STS Jambi yang baru [ ... ]


Tulisan Lainnya